INDAHNYA BERBAGI,,,,,IYA KHAN,,,?

18.48.00

INDAH DECH, KALO BISA BERBAGI……!!!
Ence Surahman (A’Nc)

Bismillahirahmanirohim,
Segala fuji, fuja, syukur beserta segenap rasa penghambaan kita, patas dan selayaknya hanya kepada Allah kita panjatkan dan kita aktualisasikan dalam aktifitas ibadah harisn kita, karena nikmat Allah yang sangat banyak dan tak mungkin bisa terbalas denga usaha kita sebagai makhluk yang lemah, maka jelas salah dan tidak wajar bahkan saya regaskan jelas kurang ajar, seorang hamba yang tidak bersyukur kepada nikmat Allah, apa lagi kalo sampe orang itu jadi orang yang menentang hukum dan aturan Allah,, untuk orang yang seperti itu saya sarankan segeralah bertobat dan memperbanyak istighfar,, agar murka Allah tidak jadi turun, dan semoga kita tergolong orang yang bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan, karena konsekuensi dari pada kita bersyukur, Allah firmankan dalam Al-Qur’an surat Ibrohim ayat 7 : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka pasti azab-Ku sangat berat” (Q.S, Ibrohim: 7).Lantas sembari kita menyukuri semua nikmat Allah yang telah Allah angrahkan kepada kita, maka selayaknya kenikamatan yang kita dapatkan, yang kita rasakan juga dirasakan oleh sahabat-sahabat yang lain, jika kita berlebih harta, maka seharusnya kita bersedekah kepada saudara yang membutuhkan, jika kita diberikan nikmat ilmu yang baik-baik, maka ajarkanlah kepada yang lain, yang harus jadi catatan, terkadang kita tuh suka malu-malu kalau mau berbagi sama yang lain, contoh kasusnya gini, kita tuh tau ya, kalau salat itu wajib, tapi mengapa, ketika ada sahabat kita yang belum mau Salat, tidak kita ajak atau kita ingatkan, contoh lain, aurat perempuan itu harus ditutup-harus ditutup bukan di bungkus- tapi sahabat yang tahu ilmu/hukumnya bagi yang membuka auratnya, seolah gak pernah mau berbagi menyampaikan ilmu tentang wajibnya perempuan berjilbab, tentang keuntungan dari menutup aurat.
Nah, fenomena seperti itu saat-saat ini kerap terjadi, orang yang berilmu tetapi tidak mau mengamalkan ilmunya orang yang tahu sesuatu tidak mau mnyampaikan apa yag diketahuinya, apa karena ingin mauk surga sendirian aja yah, wallohu’alam.
Sekarang kita belajar berimajinasi dulu, apa yang sahabat rasakan ketika, dalam suatu perjalanan, sahabat menemukan pengemis yang sudah sangat kelaparan, lantas Allah memberikan hidayah kepada sahabat untuk berbagi dengan pengemis itu, kita lihat matanya yang sayu karena terharu menerima pemberian dari Allah melalui tangan kita, lantas orang itu berkata, “terima kasih, nak, semoga jadi orang yang sukses”, kita akan merasakan doa tulus terucap dari bibirnya yang kering karena telah lam tidak terlewati oleh makanan. Atau kita ambil contoh lain, ketika anda sedang naik gunung dengan teman-teman anda, lantas ketika sahabat istirahat sambil menikmati bekal yang dibawa, tiba-tiba datang satu orang pendaki wanita yang sudah sangat kelelahan, bahkan sudah kesusahan berjalan karena telah lama tersesat dan berpisah dengan timnya, lantas orang itu terjatuh dihadapan sahabat, maka saya yaki sahabat akan dengan sigap memberikan pertolongan gawat darurat kepada orang itu, dan sahabat akan dengan senang hati memberikan bekal untuk membantu orang itu, agar bisa kembali pulih, dan sahabat merasakan ketenangan yang tada terkira ketika melihat orang itu terselamtkan, dan berucap terimaksih atas kebaikan sahabat, dan tidak sampai disitu, sahabat akan menunjukan jalan pulang, atau mungkin saja orang itu akan jadi teman perjalanan sahabat dan teman-teman sahabat. Contoh yang mungkin sering terjadi dalam hidup sahabat sebagai mahasiswa kostan, misal ada teman kostan yang telat datang kiriman dari orang tuanya, lantas orang itu bermaksud meminta bantuan kepada anda, maka saya yakin ketika tangan sahabat telah memberikan yang ia minta dan berucap terikasih hati anda akan merasakan hangatnya kekuatan ukhuwah yang tiada terkira.
Kita akan merasakan ketenangan-ketenangan yang berbeda, dan menurut filsup Taosy China Lao Tju (600-531 sm) “Ketenangan adalah sumber kekuatan luar biasa”. Maka keuntungan pertama yang kita dapatkan ketika kita berbagi sesuatu dengan ikhlas, maka kita akan mendapatkan ketenangan, dan ketenangan itu akan memuncukan kekuatan, tentu kekuatan disini Allah yang memberi, karena kita telah berinvestasi melalui bantuan yang kita berikan.
Sahabat yang dirahmati Allah,
Keuntungan lainnya ketika kita berbagi dengan ikhlas karena Allah adalah:
1. Mendapat pahala dari Allah, dalam firmanNya Allah berjanji mengganti harta orang-orang yang beredekah dijalan Allah, bahkan perumpamaanya, ketika kita bersedekah, bagaikan menanam 1 biji, dan dari satu biji itu akan tumbuh menjadi tujuh, dari dari ketujuh itu ada seratus biji, maka totalnya 1 jadi 700, ini pahala yang Allah janjikan sahabat, maka nunggu apa lagi nieh, mumpung masih ada kesempatan, ayo berbagi
2. Keuntungan lainnya yang berupa bonus dari Allah yaitu kita akan jadi orang yang disukai oleh orang lain.
3. Selanjutnya Allahpun pasti akan memudahkan urusan-urusan kita, karena kita telah memudahkan urusan orang lain.
Namun yang perlu sahabat pahami dalam hal berbagi, jangan sampai kita terjebak oleh frame jadul bahwa yang namanya berbagi itu pasti identik dengan berbagi materi, padahal tidak begitu sahabat, hal yang bisa kita bagikan untuk sahabat yang lain, diantaranya:
1. Materi ( uang, pakaian, buku-buku, makanan, dll)
2. Imateri (ilmu, semangat, keahlian, motivasi, saran, dll)
Jadikan hari-hari kita selalu terisi dengan berbagi, hiasi diri kita dengan banhyak berbagi, karena berbagi meruapakan pertanda ada dan besarnya kekuatan ukhuwah, dengan silaturahim akan menjamin rasa solidaritas yang tinggi, kebersamaan dan kekeluargaan yang sangta kokoh. Dan sebaliknya ketika tidak ada sifat berbgai, jelas erlihat bahwa ukhuwah telah tiada, solidaritas telah hilang yang ada hanyalah ego individualis, yang berakibat pada acuh dan tak pedulinya dengan nasib sesame. Seperti sekarang ini, ketika Palestine di serang habis-habisan, bagi mereka yang tak lagi merasa senasib sepenanggungan seolah takp peduli lagi. Semoga kita tergolong orang yang semangat dalam berbagi hal-hal yang bermanfaat, karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi yang lainnya.

You Might Also Like

0 komentar

You can give whatever messages for me,,

Total Pengunjung

Profil

Ence Surahman, Pecinta kesederhanaan, penikmat ketenangan dan pejuang kebahagiaan asal Cikaramat Ds. Mekarmulya Kec. Talegong Kab. Garut Prov. Jawa Barat dapat dihubungi via ence@miti.or.id | @encesurahman89@gmail.com | Fb: Ence Surahman Kesatu dan Ence Surahman Kedua | @encesurahman | IG: Ence Surahman | | encesurahman.blogspot.co.id

Template by Blogger, Content of Author. Diberdayakan oleh Blogger.