Langsung ke konten utama

CATATAN KULIAH SPJJ PERSENTASI KEL IV TENTANG PENILAIAN DALAM SPJJL

PENILAIAN DALAM SPJJ
Oleh Kelompok IV;
Agus, Aprima, Murliati, Prasassti, Tiara dan yuren Sasiska.
SISTEMATIKA PENILAIAN
1. Penyiapan abhan, ruang dan pengawas ujian
2. Pelaksanaan ujian
3. Pengiriman hasil ujian


Pengertian evaluasi dalam SPJJ;
Evaluasi adalah suatu usaha untuk mengukur dan memberi nilai secara obyektif untuk mengetahui dan mengukur sejauh mana tingkat keberhasilan suatu proses.
Sesi tanya jawab:
1. Dari Afief :Evaluasi yang baik yang seperti apa yang mampu memberikan validitas dan kepercayaan peserta yang dievaluasi?
Jawaban dari Mba Yuren:
Antara penilaian PJJ dengan konvensional ada standar penilain tersendiri.
Bagaimana standar dan jaminan kelulusan peserta.

2. Ence ; Perbedaan yang secara spesifik antara evaluasi konvensional dan PJJ?
Pada dasarnya hampir sama, tergantung model pjj yang digunakan karena ada model yang semi PJJ dan ada juga yang full pjj.

Menurut Aprima:
Porsesnya menggunakan media di internet.
Ada divisi yang mengurusi proses penilasian.
3. Bagaimana menanggapi proses penilaian dalam PJJ dikhawatirka dnegan tidak hadirnya pengawas ditempat ujian, hasilnya tidak valid dan tidak dapat dipertanggungjawabkan, karena mungkin saja peserta melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak seharusnya.
Penambahan dari Pak Deni:
Pada dasarnya evaluasi anatara pJdan Konvensional secara prinsipil sama. Ada lisan, tulisan, dengan media ada media online atau ada proses offline.
Maka stratgeinya harus ada yang mengawasi secara langsung ditempat ujian. Dimana seluurh peserta ujian dikumpulkan secara bersama lalu diberikan soal-soal ujian.
Apakah peserta yang lulus ujian lewat pjj memiliki kesetaraan dengan peserta yang melalui proses konvensional. Selama mutu prosesnya terjaga maka masih bisa sama.

Dalam proses evaluasi, tutor kurang terlalu dilibatkan, melainkan dilakukan langsung oleh dosen,
Peran tutor sebagai asisten dosen.
Tutor tidak sama dengan asisten dosen. Tutor adalah pembimbing mahasiswa yang membantu memecahkan masalah yang dihadapi oleh pelajar. Dan tutor tidak boleh mengajar. Karena mengajar adalah tugasnya dosen.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Naskah MC Pernikahan Sunda

BUBUKA Assalamua’laikum Wr. Wb. Bapak-bapak, Ibu-ibu para wargi sadayana anu sami llinggih, hormateun simkuring. Sakumaha ka uninga ku sadayana, Alhamdulillah calon panganten pameget miwah rombongan parantos sumping ngaleut ngengkeuy ngabandaleut,ngembat-ngembat nyatang pinang. Bismilah, purwa wiwitan ieu pamuka carita minangka pamuka acara. Babasan padika pagawean lamun nangtung ka jungjunan, sing lulus bantun jeung tumbu buah seureuhna. Neda panyaksen acara bade dikawitan. MAPAG CALON PANGANTEN PAMEGET Pangersa calon panganten pameget miwah rombongan. Jagong tuhur meunang ngunun haturan wilujeng sumping, di sugeng ing pucu galuh kelurahan katelahna,tempat anyar pangharepan sarakan keur kahirupan kulawargi.Calon panganten Istri, bisi si jalu hanjelu si lanang honcewang, sumangga geura hayap calon panganten pameget miwah rombongan. PANGALUNGAN MANGLE Tawis panampian tatamu, tanda kameumeut, kadeudeuh, tawis asih ti kakasih, tanda tresna kanyaah, mangga geura kalungkeu...

TANYA JAWAB TENTANG KURIKULUM

Ence Surahman (0800201) Mhs. Konsentrasi Pendidikan Guru TIK Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung 1. Dari penelusuran saudara mengenai pengertian kurikulum dari berbagai sumber, jawablah pertanyaan berikut ini dengan tepat: a. Jelaskan dimensi-dimensi pengertian kurikulum yang saudara ketahui! Dalam buku Kurikulum dan Pembelajaran yang disusun oleh tim dosen MKDU Kurikulum Pembelajaran, dan juga dari berbagai artikel-artikel di internet yang membahas tentang dimensi-dimensi kurikulum, dapat saya tuliskan sebagaimana berikut ini: 1. Dimensi kurikulum sebagai suatu gagasan (Ide), mengandung makna bahwa kurikulum adalah sekumpulan ide yang akan dijadikan pedoman dalam pengembangan kurikulum selanjutnya 1, saya tambahkan bahwa yang dimaksud kurikulum sebagi ide itu adalah dalam termuat maksud bahwa kurikulum berdasarkan hasil penelitian, analisis, pengamatan dan pengalaman sebagai sumber gagasan dan pemiki...

Persiapan Micro teaching Ketika Seleksi Calon Guru

Oleh : Ence Surahman, S.Pd gambar :  http://www.microteaching.org/ Sahabat yang baik hati, dalam tulisan ini saya berbagi sedikit pengalaman saya sewaktu diminta oleh wakasek kurikulum untuk menilai kegiatan micro teaching yang dilakukan oleh para calon guru yang sedang mengikuti seleksi untuk menjadi guru di Sekolah Daarul  Qur’an Bandung beberapa hari yang lalu. Setidanya melalui tulisan ini saya berharap teman-teman yang berazam hati untuk menjadi seorang guru dan kebetulan salah satu tahapan seleksinya adalah mengharuskan kegiatan micro teaching, maka mudah-mudahan sedikit tercerahkah. Oke, sebelum masuk ke topik inti yang akan saya uraikan, terlebih dahulu saya mau sampaikan bahwa secara umum proses seleksi calon guru menjadi seorang guru disebuah sekolah paling tidak melewati beberapa tahapan diantaranya: 1.        Seleksi administrasi, meliputi data diri lengkap, ijazah, transkrip nilai dan akta IV yang sudah dilegalisir,...