Langsung ke konten utama

Postingan

Langkah Para Juara Zaman Ini: Informasi Apa Yang Saya Dapat Detik Ini?

Oleh : Jaisyurrahman Sahabat yang budiman, baik hati, tidak sombong dan rajin menabung, amin, bagaimana kabar semangat hidup suksesnya? Masihkah membara sebagaimana ketika kita ingin bisa jalan sewaktu kecil dulu? Atau masih menggebu-gebu seperti ketika kita ingin bisa bicara semana kita balita dulu?, ya saya ingin kembali mengingatkan bahwa motivasi terbesar seorang manusia itu terjadi   diluar batas keadarannya, contohnya anak kecil yang ingin belajar berjalan, walaupun ia sering jatuh ke tanah, tapi ia tidak pernah sakit hati dan putus asa, justru hal itu ia jadikan spirit untuk membakar terus semangatnya, begitupun ketika mereka ingin bisa berbicara seperti kita, walau dengan susah payah, ia akan terus berupaya bagaimanapun susahnya. Semoga semangat kita hari ini bisa lebih besar dari masa balita kita, tentu kita merasa malu jika sebesar sekarang ini, semangat kita kalah oleh anak-anak balita. Ehmmmm, malu banget kan? Pada tulisan

Lakukan Sesuai Prosedur

Oleh : Jaisyurrahman Sobat, bagaimana kabar semangatnya? Bagaimana kabar motivasinya? Bagaimana kabar karyanya? Bagaimana kabar prestasinya? hmmmm saya sangat yakin, sobat adalah orang yang luar biasa, yang senantiasa bersemangat, yang senantiasa membuncah dengan motivasi, yang senantiasa berkarya, yang senantiasa yakin akan mimpi-mimpi hidupnya, dan yang paling konsisten untuk mencapai segala cita-cita kesuksesannya….. wah kok bisa ya? Saya ingatkan bahwa kita harus senantiasa berpikiran positif dan memiliki paradigm yang baik kepada setiap orang, karena sudah fitrah manusia senang dengan kebaikan, siapapun ia, dari suku apapun asalnya dan apapun profesinya saat ini, pasti senang dengan kebaikan. Puji syukur yang ingin saya dahulukan, karena setelah beberapa hari sibuk dengan aktivitas lain sehingga belum sempat lagi menggoreskan tinta inspirasi yang menumpuk dalam pikiran, nah semoga yang ada di hadapan sobat juga merupakan hal kecil ya

Seberapa besar motivasi kita?

Oleh: Jaisyurrahman Dulu ketika saya baru berusia 10 tahun, atau bertepatan dengan masa kelas IV sekolah dasar, karena di dekat sekolah ada lapang volley yang biasa digunakan oleh masyarakat setiap sore sehabis asar, sayapun akhirnya tertarik untuk belajar volley, walalupun awalnya sangat susah, jangankan untuk bisa memukul bola dengan keras dan menukik sebagaimana para atlit yang sering kita saksikan di turnamen besar, saya masih ingat waktu itu karena dorongan untuk bisa bermain volley begitu besar, maka saya selalu datang ke lapang setiap sore, bahkan datang lebih awal dari yang lain. Kadang saya yang memasangan net, dan mengambil bola dari tempatnya. Bahkan sebelum yang lain pada datang, saya belajar sendiri untuk melakukan serve bola pertama, kemudian belajar memukul bola, belajar menerima pukulan dan teknik-teknik lain yang biasa dibutuhkan dalam permainan volley, ketika para pemain sudah pada datang, karena saya belum bisa main,

Sudahkah, Sahabat Memenej Diri?

Oleh : Jaisyurrahman Pada saat saya berkunjung ke sekolah menengah atas yang menjadi almamater saya, saya mendapatkan sebuah inspirasi sederhana yang ini saya tulis lewat artikel ini. Ya, sekolah temapat saya menempa diri dulu sewaktu SMA, memang merupakan sekolah baru yang didirikan pada tahun 2000 dan mulai menerima siswa baru pada tahun 2002, saya angkatan ke-4 disekolah tersebut, dari awal sekolah ini di bangun, hingga saat ini, salah satu karakter yang di tanamkan oleh system sekolah adalah karakter disiplin dan senang berorganisasi. Dulu sewaktu saya masih jadi siswa, saya masih ingat apabila ada siswa yang terlambat datang kesekolah pada waktu yang telah ditentukan, maka bisa dipastikan ia akan dijemur selama jam pertama, atau harus lari mengililingi lapangan sekolah yang cukup luas, selain tiu mendapatkan catatan dari guru dan wali kelas, tentu banyak ruginya, bahkan bagi siswa yang merani tidak menggunakan atribut lengkap kesek