Langsung ke konten utama

BAGAIMANA PERSIAPAN LATSAR CPNS DOSEN GOL III

Surat pemanggilan latsar dari BPSDM Pemprov Bali (Dok. Kepegawaian)

Teman-teman yang budiman, tulisan ini saya buat sebagai bagian dari cara saya untuk mengingat sebagian cerita dan pengalaman saya mengikuti kegiatan Latihan Dasar CPNS Dosen Gol III. Sengaja saya buat agar ketika ada yang mau mengetahui seluk beluknya, tidak perlu diskusi secara langsung, melaikan bisa mengimajinasikan dari tulisan ini. Pembiasaan untuk mengaktifkan imajinasi menjadi urgen di tengah kondisi masyarakat yang tertumpuk beban visual dalam kesehariannya.

Saya mendapatkan undangan latsar CPNS dosen gol III pada bulan Januari 2019. Kebetulan usia saya masuk kategori pertengahan, artinya saya tidak terpanggil pada periode sebelumnya yang rata-rata usianya di atas saya. Memang pemanggilan latsar generasi kami semakin baik karena undangannya berdasarkan urutan usia bukan dari usulan internal perguruan tinggi. Sehingga Biro PSDM Dikti yang secara otoritatif mengundang para peserta latsar.

Kegiatan latsar saya bertempat di Balai Diklat Pemprov Bali tepatnya di Jl. Hayam Wuruk No.152, Panjer, Denpasar Sel., Kota Denpasar, Bali 80239. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Bandara I Gusti Ngurahrai Denpasar.
Contoh surat sehat dari dokter di Poliklinik UM (Dok. Pribadi)


Lalu bagaimana persiapan latsar CPNS Gol III? Sebagaimana latsar lainnya, kami para peserta diminta untuk memenuhi beberapa persyaratan yang harus disiapkan sebelum berangkat ke lokasi latsar. Beberapa persyaratan tersebut sesuai dengan undangan dari lembaga atau balai diklat penyelenggara pelatihan. Artinya persyaratan yang harus di bawa boleh jadi berbeda antara balai diklat A dengan balai diklat non A. Sebagai contoh di Balai diklat Pemprov Bali rambut peserta pria TIDAK WAJIB 1 CM, sedangkan di Balai Diklat Makasar WAJIB 1 CM. Kemudian di Bali tidak diwajibkan membawa SKP, sedangkan di Makasar wajib membawa SKP. Selain penugasan awal, pada pelaksanaan kegiatannya pun kadang antar satu balai berbeda. Di Bali tidak ada agenda subuh berjamaah, dzuhur berjamaah, kuliah dzuhur, sedangkan di Makasar Anda bagi yang muslim.

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi di Balai Diklat Pemprov Bali sebagai berikut: 1) Fotocopy SK CPNS, 2) Surat keterangan dari kepegawaian universitas, 3) Surat tugas melaksanakan latsar dari dekan, 4) surat pernyataan kesediaan mengikuti latsar dan mentaati semua peraturannya, 5) surat keterangan sehat dari dokter pemerintah (bisa di puskesmas, tidak harus ke RS), 6) Fotocopy sasaran kinerja pegawai (SKP), kemudian kartu asuransi dan laptop.
Semua persyaratan tersebut dibutuhkan pada waktu registrasi pelaksanaan kegiatan. Untuk di Balai Diklat Provinsi Bali proses registrasinya dapat dilakukan secara online. Saya kurang tahu untuk kondisi di balai diklat lainnya.
Daftar kebutuhan Latsar (Dok. Pribadi)

Selebihnya yang harus disiapkan adalah semua kebutuhan harian kita selama dilokasi kegiatan. Misalnya sepatu pentopel hitam, kaos kaki beserta cadangannya, celana dalam beserta candangannya, pakaian pada jam belajar, pakaian untuk untuk di luar kelas, pakaian olah raga, dan pakain khusus untuk ibadah.  Kebutuhan lainnya tas, ATK, laptop. Dan kebutuhan lainnya baik yang bisa dibawa dari rumah maupun beli di lokasi kegiatan seperti sabun cuci, sabun mandi, hanger, pastagigi dan sikat gigi, sampo, minyak rambut, parfum, tisu, ember, air minum, colokan listrik baik berupa T maupun rol kabel yang panjang.

Di samping yang sudah dijelaskan di atas tentu jangan lupa tiket untuk mencapai lokasi tujuan. Pemilihan jadwal keberangkatan disesuaikan dengan target sampai dilokasi, kemudian dari sisi harga tiket, disesuaikan dengan kebijakan unit kerja, kita tidak bisa menggunakan pesawat yang bukan kelas ekonomi. Dengan demikian disarankan menggunakan tiket yang paling murah.

Secara umum itulah yang harus kita persiapkan, info tambahan kita mendapatkan seragam olahraga yang terdiri dari dua baju olahraga dengan warna yang berbeda dan satu celana olahraga. Tujuannya agar kita dapat menggunakan pakaian secara bergantian setiap hari. Hal lain yang disediakan panitia adalah tas peserta pelatihan dan topi untuk kegiatan olahraga dan kesemaptaan.

Selanjutnya mari kita simak penjelasan kegiatan pada H-1 berikut. 


Komentar