Langsung ke konten utama

Postingan

Gembira Ria di Agenda Arung Jeram di Palayangan Pangalengan

“Aaaaaaaaaaaa................” teriakan histeris itu saling bersahutan memenuhi sunyi senyap dan dingginya Sungai Palayangan Pangalengan Kabupaten Bandung yang digunakan sebagai lokasi kegiatan arung jeram (rafting) keluarga besar SMP Daarul Qur’an Bandung. Teriakan itu semakin menggema ketika perahu yang ditumpangi masuk area jeram. Tidak kurang dari 20 jeram yang mampu membangkitkan adrenalin para peserta sepanjang 4,5 km perjalanan dari start sampai finish. Agenda rafting ini dilaksanakan dalam rangka kegiatan field trip 3 bulanan para siswa yang sudah masuk dalam kegiatan akademik. Pada agenda field trip sebelumnya anak-anak dipuaskan dengan kegiatan camping di Natural hill Bandung barat dan kali ini mereka dibuat naik adrenalinnya melalui kegiatan rafting. Sebagaimana yang disampaikan oleh Bu Rina Hernawati ketika sambutan acara pembukaan bahwa tujuan utama dari acara tersebut yakni ini membangun karakter siswa agar memiliki sipat yang, cerdik, cermat dan cekatan s

CV lengkap Ence Surahman Update 18 Mei 2014

CV Lengkap terbaru Ence Surahman, S.Pd  bisa didownload di sini.  (update tanggal 18 Mei 2014). Nb : Bagi panitia yang memerlukan Cv untuk kepentingan acara apapun yang menghadirkan saya, mohon bacakan yang penting dan intinya saja, tidak perlu semuanya, karena akan menyita banyak waktu. terimakasih. 

Irama Dalam Drama

Oleh : Ence Surahman, S.Pd Setelah sukses menggelar pentas musik dalam rangka ujian praktik musik untuk kelas 9 dan 12 SMP dan SMA Daarul Qur’an Bandung, Kamis, 20   Maret 2014. Berikutnya suasana sekoalh dimeriahkan dengan pentas drama dari kelas 9 dan pembacaan puisi dari siswa siswi kelas VII SMP Daarul Qur’an. Pentas drama yang dilaksanakan dalam rangka ujian praktik Bahasa Indonesia dilaksanakan pada hari, Jum’at, 21 Maret 2014 dari jam 09.00-11.30 WIB. Para siswa dibimbing oleh guru bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yakni Bu Ratna Rizki Wulandari dan Bu Dewi Isnaeni. Pentas drama dimulai dengan acara pembacaan ayat suci al-qur’an oleh Ananda Ibrahim Abdul Jabar Alhafidz, dilanjutkan dengan sambutan dari Bu Rina Hernawati sekalu kepala sekolah SMP Daarul Qur’an Bandung. Kemudian dibuka dengan pembacaan puisi dari si juara kembar yakni Niken dan Nilan siswi kelas VII. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan pentas drama dalam bahasa Indonesia dari kelas 9A, dilanjutkan

Gebyar Ujian Musik 2014

Oleh : Ence Surahman, S.Pd Hingar bingar itu begitu terasa, dari awal hingga akhir pelaksanaan ujian musik para siswa SMP dan SMA Daarul Qur’an Bandung. Ujian praktik sekolah ini dikemas dalam bentuk penampilan masing-masing pasangan siswa yang membawakan satu buah lagu yang mereka pilih dan persiapkan sebelumnya. Acara dimulai oleh salam hangat dari kedua MC   yang sudah tidak asing lagi di Daarul Qur’an yakni Bapak Kosasih dan Bapak Ence Surahman, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci alQur’an dari Ananda Izia Toriq, disambung dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi dari Bapak Dwi Purliantoro selaku kepala SMA Daarul Qur’an. Acara yang digelar pada hari Kamis, 20 Maret 2014 ini berlangsung selama kurang lebih 7 jam, dari jam 08.00-15.00. Selain penampilan siswa ada juga penampilan dari beberapa guru seperti yang langganan menyumbangkan lagu yakni Bapak Adri Ramdani yang membawakan lagu Guruku, dan Ust. Bambang yang membawakan lagu Surgaku dari Unggu. Setelah

BPJS Kesehatan, Konspirasikah?

Seri Inspirasi Jum’at Pagi. Oleh : Ence Surahman, S.Pd Netizens yang baik hati, kali ini saya mau sharing dari hasil diskusi saya dengan salah satu perawat yang ada disekolah Daarul Qur’an Bandung. Topik diskusi kami kemarin memang luas namun ada beberapa yang saya rangkum dalam catatan inspirasi pagi ini, semoga bermanfaat. Netizes yang senantiasa berbahagia, sudah tahukan program pelayanan baru yang digulirkan oleh pemerintah melalui menteri kesehatan yang bernama BPJS atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan? Yang konon program ini adalah kepanjangan dan perluasan dari layanan kesehatan yang sudah lebih dulu digulirkan. Dilihat sekilas program tersebut memang baik dan banyak memberikan keuntungan, namun kendati demikian, ternyata kalau ditelisik secara mendalam, masih terdapat banyak hal yang menjadi pertanyaan orang-orang yang agak kritis, misalnya uang iuran/premi bulanan yang besarannya tidak kurang dari 22.000-59.500 ribu/bulan untuk kelas III-I, kalau

Catatan Semalam

Oleh : Ence Surahman, S.Pd Tadi malam seperti biasa jadwal pertemuan pekanan dengan orang-orang hebat, dalam sesi pematerian saya mencatat beberapa hal yang menurut saya penting untuk saya ingat, dan dalam kesempatan kali ini saya ingin sampaikan kepada sahabat sekalian barangkali ada manfaat yang bisa didapatkan. Oke langsung saja kita mulai. Kemenangan bagi orang-orang yang beriman dan bertaqwa serta berjihad itu adalah sebuah kepastian, walaupun pemberiannya bisa langsung didunia atau ditunda untuk kelas disurga. Namun hanya para mujahidlah yang akan mendapatkannya, sebagaimana halnya ketika kita menjadi pemain bola dan menang maka akan lebih merasakan sensasinya ketimbang ketika kita hanya menonton saja, senang mungkin ia, namun puas belum tentu. Maka agar tidak menjadi orang-orang yang menyesal dikemudian hari pastikan hari ini kita menjadi pemain bukan hanya penonton. Adapun para pemain yang baik itu memiliki pilar-pilar yang akan melekat pada dirinya, diantaranya ad

Jodoh Harian Kita

Oleh : Ence Surahman Gambar : http://umarat.wordpress.com/2011/08/17/tips-memilih-jodoh-ala-mtgw/ Sahabat yang baik sebelum saya menulis, mohon do’a dari semuanya agar kesehatan saya kembali pulih, sakitnya segera disembuhkan dan semoga menjadi penggugur dosa-dosa saya yang amat banyak, fibarokatil umul qur’an al-fatihah. Kebetulan sejak 3 hari yang lalu, kondisi kesehatan saya sedang kurang baik, mulai dari deman, pusing dan pegel-pegel menjadi teman harian saya, alhasil aktivitas pun tidak berjalan sebagaimana biasanya,  saya absen ngajar ditempat bimbel, saya juga hampir absen dalam  agenda pertemuan pekanan kami untung jadwalnya dimundurkan dan itupun belum tentu saya bisa datang mengingat kondisi hari ini belum ada perbaikan yang signifikan, bahkan saya merasa makin lemas saja.             Dari proses sakit yang saya alami selama 3 hari ini, saya mendapatkan pelajaran yang banyak salah satunya saya kembali diingatkan oleh Allah tentang konsep mujahadah dalam hidup. Muja

Muhammad Daffa Vicenza, Calon Profesor yang Hapal Qur’an

Rasa bahagia tiada terkira dirasakan oleh Muhammad Daffa Vicenza alhafidz, salah satu siswa SMA Daarul Qur’an yang sudah berhasil menyelesaikan 30 juz hapalan qur’annya pada Hari Jum’at, 17 Januari 2014. Daffa menyelesaikan hapalannya bersamaan dengan Muhamad Ihsan Ridhanif Attaqwa siswa kelas X SMA Daarul Qur’an.                 Putra pertama dari pasangan Bapak Muhammad Sulianto dan Ibu Dendi Azmi Nasution mengaku dirinya baru mulai menghapal sejak masuk SMA Daarul Qur’an Bandung tahun 2011. Siswa lulusan SMPN 51 Jakarta itu mengaku masuk Daarul Qur’an karena diminta oleh orang tuanya yang lebih dulu dekat dengan PPPA Daarul Qur’an, bahkan awalnya mau dimasukin ke Daarul Qur’an sejak SMP namun Daffanya belum siap dan baru masuk ketika masuk kelas X SMA.                 Siswa yang bercita-cita ingin menjadi profesor dibidang kimia ini menceritakan suka dukanya menghapal seluruh ayat alqur’an, tahun pertama atau kelas X Daffa hanya mampu menyelesaikan 4 juz hapalannya, dan di ta

M. Daffa Fadillah, Pangeran Penjaga Kalamullah.

Orang tua siapa yang tidak bangga punya anak yang tampan, soleh, rajin ibadah, pinter juga hapal qur’an? Mungkin itulah yang dirasakan oleh pasangan Bapak Budi Fadillah dan Ibu Erna Puspita Anggraeni orang tua dari Muhammad Daffa Fadillah siswa kelas IX SMP Daarul Qur’an yang berhasil menyelesaikan hapalan qur’annya pada tanggal 23 Desember 2013.                 Siswa yang lahir di Jakarta, 11 November 1999 ini mengaku senang akhirnya bisa menyelesaikan proses menghapal qur’an 30 juz. Walaupun proses menghapalnya tidak segampang membalikan telapak tangan. Daffa sendiri mengaku kadang ada masanya malas, kurang mood, tergoda oleh hal-hal lain.                 Siswa yang hobby main game ini mulai menghapal qur’an ini sejak masuk TK Al-Fauzien Depok, baru ketika selesai SDIT Ummul Quro Daffa berhasil menyelesaikan 2 juz hapalannya, ketika masuk SMP Daarul Qur’an tahun 2011 ditahun yang pertama masuk Daffa berhasil menyelesaikan 3 juz, ditahun yang kedua menambah 10 juz dan di enam

Perjalanan Menghapal Dhiya Ulhaq Ridhanif alhafidzah.

Setelah cerita hafidznya Ananda Hamzah Hafidz dan Prima Rizki Alhafidz, M. Daffa Fadhilah dan Fuad Aly Azmi   kini giliran hafidzah baru yang kami ceritakan kisah perjalanannya dalam menghapal qur’an Ananda Dhiya Ulhaq Ridhanif siswi kelas XII IPA SMA Daarul Qur’an. Akhwat kelahiran Jakarta, 26 September 1996 ini berhasil menyelesaikan proses menghapal qur’an 30 juznya pada tanggal 10 Januari dalam waktu 3,5 tahun.  Beliau mulai menghapal qur’an sejak masuk SMP Daarul Qur’an kelas 9 selepas pindah dari SMP Dipenogoro Jakarta. MotivasiaAnak pertama dari 3 bersaudara ini dalam menyelesaikan hapalan adalah untuk menyelamatkan diri dan orang-orang terdekatnya. Karena beliau meyakini seorang anak yang berhasil menghapalkan alqur’an kelak akan memberikan mahkota untuk orang tua dan memberikan safaat bagi orang-orang terdekatnya. Putri pertama pasangan Bapak Deri Ridhanif dan Bunda Rahma Amirudin ini mengaku bahwa proses menghapal qur’an itu tidak semudah membalikan telapak tangan, h

Mimi Alhusna Auliya Putri Dipaksa Jadi Hafidzah.

Siapa bilang sesuatu yang terpaksa itu tidak baik? Selama paksaannya menuju jalan yang baik maka, walaupun dipaksa akhirnya akan baik juga. Hal ini terbukti dengan kisah seorang hafidzah baru dari Pesantren Tahfidz Sekolah Daarul Qur’an International Bandung yakni ananda Mimi Alhusna Auliya Putri yang berhasil menyelesaikan hapalannya tanggal 9 Januari pekan lalu. Siswi kelahiran Semarang, 15 Juli 1996 dari pasangan Pak Kisnanto dan Bu Hani ini mengaku awalnya tidak mau masuk pesantren apalagi pesantren tahfidz, bahkan beliau menuturkan setelah menamatkan pendidikan di SMP IT Baitul Ansor beliau memilih untuk masuk ke SMAN 4 Bandung. Alasannya sederhana ingin merasakan nuansa sekolah negeri dan tidak mau merasakan hirup pikuk rutinitas kegiatan di pondok pesantren. Namun petuah sang ayah yang tegas dapat meluluhkan hati Ananda Mimi sehingga dia memutuskan untuk masuk SMA Daarul Qur’an Intenational Bandung. Anak kedua dari empat bersaudara ini mengaku dua tahun pertama belum me

Fuad Aly Azmi, Terinspirasi Jadi Hafidz Setelah Nonton TV.

Siapa sangka seseorang bisa hapal qur’an setelah menonton sebuah tayangan di televisi? Ya, tentu bukan otomatis jadi hafdiz setelah nonton. Cerita ini dituturkan oleh salah satu hafdiz baru yang diterbitkan oleh Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an International Bandung yakni Ananda Fuad Aly Azmi siswa kelas XII.IPA SMA Daarul Qur’an Bandung. Beliau menunturkan bahwa inspirasi untuk menghapal al-qur’an ia dapatkan setelah menonton sebuah acara di salah satu station televisi swasta yang dipandu oleh seorang Ustadz ternama Yusuf Mansur. Dalam acara tersebut Aly melihat ada santri Daarul Qur’an yang sudah selesai hapalannya diajak on air di acara tersebut di antaranya Ust. Khozen, Ust. Bagus dan Ust. Tias yang saat ini sudah menjadi alumni. Santri kelahiran Bandung, 25 April 1997 dari pasangan Bapak Falah Azmi dan Ibu Dian Julianti ini menuturkan awalnya beliau mau masuk ke sekolah negeri bahkan sudah diterima di sekolah favorit SMAN 3 Bandung. Namun pada saat batas akhir pendaftaran SM

Ibadah Wajib Yang Paling Ringan

oleh : Ence Surahman, S.Pd Gambar :  http://abufarras.blogspot.com/2012/07/amalan-ibadah-berpahala-besar.html Sahabat yang baik hati, bagaimana kabarnya? Semoga kabar baik lahir batin menyertai hari-hari kita, saya mohon maaf karena sudah lama tidak lagi menyapa teman-teman semua. Masalahnya bukan karena saya sibuk, namun sejujurnya beberapa hari kemarin walaupun ada ide untuk menulis namun rupanya hanya sebatas ide dan tidak disertai dengan action untuk menulisknanya, sehingga idenya berlalu begitu saja. Dan melalui tulisan ini saya mencoba untuk memulai kembali kebiasaan menulis tulisan ringan saya yang semoga dapat memberikan  inspirasi untuk teman-teman semua.                 Kali ini saya mau cerita, tadi pagi tepatnya Kamis, 09 Januari 2014 sewaktu mengikuti agenda rutin dhuha dan pembacaan waqi’ah  bersama di musholah almujahadah Daarul Qur’an. Selepas kami melaksanakan shalat dhuha dan membaca surat waqi’ah bersama sebelum para siswa masuk kekelasnya masing-masing,

Persiapan Micro teaching Ketika Seleksi Calon Guru

Oleh : Ence Surahman, S.Pd gambar :  http://www.microteaching.org/ Sahabat yang baik hati, dalam tulisan ini saya berbagi sedikit pengalaman saya sewaktu diminta oleh wakasek kurikulum untuk menilai kegiatan micro teaching yang dilakukan oleh para calon guru yang sedang mengikuti seleksi untuk menjadi guru di Sekolah Daarul  Qur’an Bandung beberapa hari yang lalu. Setidanya melalui tulisan ini saya berharap teman-teman yang berazam hati untuk menjadi seorang guru dan kebetulan salah satu tahapan seleksinya adalah mengharuskan kegiatan micro teaching, maka mudah-mudahan sedikit tercerahkah. Oke, sebelum masuk ke topik inti yang akan saya uraikan, terlebih dahulu saya mau sampaikan bahwa secara umum proses seleksi calon guru menjadi seorang guru disebuah sekolah paling tidak melewati beberapa tahapan diantaranya: 1.        Seleksi administrasi, meliputi data diri lengkap, ijazah, transkrip nilai dan akta IV yang sudah dilegalisir, kemudian pas photo beberapa ukuran ser

Menyingkap Tabir Lingkaran Syetan Polemik UMK

Oleh : Ence Surahman, S.Pd Beberapa hari terakhir baik media cetak maupun elektronik khususnya yang terbit dan beredar di Kota Bandung ramai-ramai memberitakan aksi buruh dalam upaya menuntut kenaikan Upah Minimum Kerja (UMK) di Kota Bandung untuk tahun 2014. Bahkan bukan hanya itu, aksi para buruh tersebut sempat memuat beberapa ruas jalan protokol dan jalan-jalan sekitar balai kota menjadi macet dan terjadi banyak pengalihan arus kendaraan. Konon setelah dibicarakan secara serius antara perwakilan buruh dengan wali kota Bandung Ridwan Kamil, keluarlah nominal Upah Minimum Kerja (UMK) tahun 2014 yakni 2 juta dari angka 2,7 juta yang menjadi tuntutan para buruh. Artinya kenaikan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan Upah Minimum Kerja (UMK) tahun 2013 yang berada pada angka Rp. 1.538.103 . Terlepas dari masalah apakah Upah Minimum Kerja (UMK) 2 juta tersebut mampu memuaskan tuntutan para  buruh atau tidak, atau apakah angka tersebut telah mencukupi standar Kebutuhan