Langsung ke konten utama

Postingan

Apa Bukti Cintamu pada-Nya

Oleh : Jaisyurrahman Maha Suci Allah yang telah menjadikan udara hari ini begitu sejuk, mentari bersinar dengan hangatnya menyapa seluruh alam raya, seolah hendak berkata kepada kita “wahai makhluk   ayo bersemangat, jangan jadi pemalas pecundang apalagi pengecut, manfaatkan setiap detik waktu yang kalian miliki, tebarkanlah cinta dan kasih sayang, tebarkanlah kebaikan, telah ku mudahkan perjalanan kalian dengan cahaya diriku yang tak perlu kalian bayar, ayo berusahalah, bekerjalah, khusus untuk manusia, bersegeralah mengumpulkan amal kebaikan, jangan mau kalah oleh binatang melata yang selalu bersemangat mencari rizki untuk kebutuhannya, jangan kalah oleh burung yang dapat terbang bebas mengepakan sayapnya kemanapun mereka mau, kalian punya potensi yang paling banyak dan paling baik dari makhluk lain, bersemangatlah!” . Hmmm, luar biasa ya, seandainya kita dapat menyadari   betapa agungnya   yang telah menciptakan bintang raksasa yang dapat menyinari kita disiang hari, seh

Banyaklah Menanam, Niscaya Kita Akan Banyak Memanennya

Oleh : Jaisyurrahman Sobat, marilah kita bersyukur kepada Tuhan yang telah membangunkan kita tadi subuh lengkap dengan ruh jiwanya, sehingga kita kembali bisa menikmati udara sejuk dipagi hari, kita bisa kembali menikmati hangat dan cerahnya mentari siang ini, kitapun bisa merasakan indahnya mata yang masih berfungsi melihat, kaki yang masih semangat untuk melangkah, lidah yang masih berfungsi sehingga ia masih berkata-kata, gigi yang masih bisa mengunyah makanan yang kita nikmati, telinga yang masih bisa kita gunakan untuk mensensor setiap suara yang kita dengarkan, bahkan yang lebih penting adalah jatung yang terus bekerja tanpa henti sepanjang usia kita, dan ia selalu taat melaksanakan tugasnya untuk   memompa darah keseluruh bagian tubuh. Pada tulisan kali ini saya ingin berbagai sedikit cerita yang tentu berharap akan memberikan nilai manfaat walau hanya sedikit untuk sobat yang gemar baca, ide tulisan ini muncul ketika sedang berdiskusi dengan seorang teman, lalu coba s

Ayo maknai diri kita

Sobat yang mulia hatinya....^-^, hari kemarin saya mengikuti sebuah pelatihan tutor sebaya yang di gagas oleh Unit Pelaksana Teknis Layanan dan Bimbingan Konseling Universitas Pendidikan Indonesia, disana hadir pembantu rektr 1 dan 3, kemudian direktur akademik, kemudian ketua UPT LBK, bahkan ada juga sesi materi yang di sampaikan oleh sekretaris MUI Provinsi Jawa Barat, yang luar biasa adalah para pesertanya, yang membuat saya merasa banyak teman dan banyak sosok sahabat dalam berjuang. Dari beberapa materi yang disampaikan oleh para pembicara, yang paling ingin saya bagi dalam tulisan ini adalah tentang makna diri kita. hmm apa maksudya gerangan? langsung saja inti dari yang ingin saya tuliskan adalah adalah cintai diri sendiri niscaya engkau akan mampu menebarkan cinta kepada yang lain, lalu hargai diri sendiri niscaya anda telah menjadi orang yang berharga, lalu hormati diri sendiri karena dengan begitu anda layak menjadi orang yang terhormat, dan yang luar biasa penting adalah

Layakkah kita mendapatkannya?

Oleh : Jaisyurrahman “Jangan sibukan dirimu untuk mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan, melainkan sibukan dirimu menata diri, agar kamu layak untuk di mendapatkannya” (Jaisyurrahman) Sahabat yang senantiasa bersemangat, sungguh senang rasanya bisa kembali menggoreskan tinta cinta ini, lalu membaginya dengan orang-orang yang luar biasa seperti sahabat, seperti yang pernah saya tulis pada artikel sebelumnya bahwa bagi orang biasa, di beri itu lebih enak dan bahagia, namun bagi orang yang luar biasa, maka memberi itu terasa lebih dari sekedar di beri, itupun yang selalu memotivasi saya untuk berbagi, sejujurnya rasa bahagia yang tak terkira ketika berhasil berbagi dengan sahabat semua, walaupun yang di bagi bukan harta atau tahta, hanya segores inspirasi, yang saya yakini bisa lebih berharga dari materi, semoga bermanfaat dunia akhirat, amin. Sahabat punya mimpi dan cita-cita bukan? Saya sangat yakin orang hidup yang normal, pasti memiliki mimpi dan cita-cita, mengapa demik

The Power of Manjadda wajada

Oleh : Jaisyurrahman Sahabat yang murah hati, pernah mendengar kata manjadda wajada? Sepertinya semua orang pernah mendengar ini bukan? Sebuah pepatah arab yang sangat baik untuk kita teladani dalam hidup. Terlebih kata ini yang di populerkan oleh seorang novelis Anwar Fuadi penulis buku Negeri 5 Menara, bahkan baru-baru ini sudha di filmkan. Disana di visualisasikan betapa kekuatan kesungguhan itu mampu menjadi obor penyemangat untuk mencapai mimpi-mimpi Alif, Tatang, Baso, Said, Rajda, dan teman-temannya. Sepintas saya ingin ulas dalam artikel ini tentang the power of manjadda wajada, di dalam film negeri 5 menara tersebut, di kisahkan para santri pondok madani yang ada di ponorogo, sebuah lembaga pendidikan yang mengajarkan kehidupan islami sebagaimana yang di katakana pak kiayi ketika ceramah pertama dengan para santri barunya. Pondok ini terbilang sudah sangat maju, dengan system asrama sederhana sebagai tempat tinggalnya, namun sy

Perbanyaklah Cinta, Niscaya Engkau Bahagia!

Oleh : Jaisyurrahman Sahabat yang baik hati, kalau kita mau jujur dengan apa yang sesungguhnya kita cari dalam hidup ini, maka siapapun orangnya, dari suku manapun dan apapun profesi serta status sosialnya, saya yakin akan sepakat bahwa yang sebenarnya kita cari dalam hidup kita adalah kebahagiaan. Orang bersedia berangkat pagi pulang petang mencari rizki, untuk mendapatkan uang, ujungnya untuk memenuhi kebutuhan untuk bahagia, begitupun orang sekolah tinggi untuk dapat gelar, mudah bekerja pada intinya juga untuk kebahagiaan hidupnya. Begitupun para politikus berlomba dalam pergolakan pemilu untuk kemenangan misinya juga ujungnya ingin puas dan ingin bahagia. Maka dari itu, agar kita bisa hidup bahagia, maka yang harus kita pahami adalah kunci-kunci kebahagiaan. Mengapa ini penting? Karena bagaimana kita bisa menyalakan mobil kalau tidak ada kuncinya, atau bagaimana kita bisa masuk kedalam rumah kalau tidak bisa membuka kuncinya. Sementar

Stop Menyalahkan Orang lain!

Oleh : Jaisyurrahman Sahabat yang budiman, senang rasanya saya kembali bisa menyapa sahabat lewat tulisan ini, kita memang pantas untuk selalu bersyukur, karena Tuhan yang Kuasa, tidak pernah menghentikan pemberian nikmatnya kepada kita, buktinya mata kita masih bisa melihat, telinga kita masih bisa mendengar, mulut kita masih bisa berbicara, tangan kita maish bisa bergerak, kaki kita masih bisa melangkah, bahkan jantung kita masih bisa berdetak, kitapun masih bisa menghirup udara tanpa harus memikirkan tagihan bulanan dari tariff nafas kita. ^-^. Padahal kalau kita mau menghitungnya berapa cc oksigen yang kita hirup perhari, lalu kalau kita kalikan dengan masa usia kita, lalu di hargakan tentu harganya akan sangat memberatkan kita. Nah, pada tulisan ini, saya ingin berbagi, tentang pesan hidup yang rasanya memang harus kita pahami dan bahkan harus kita jadikan prinsip hidup kita, agar kita senantiasa bahagia, bukankah yang sesungguhnya

Langkah Para Juara Zaman Ini: Informasi Apa Yang Saya Dapat Detik Ini?

Oleh : Jaisyurrahman Sahabat yang budiman, baik hati, tidak sombong dan rajin menabung, amin, bagaimana kabar semangat hidup suksesnya? Masihkah membara sebagaimana ketika kita ingin bisa jalan sewaktu kecil dulu? Atau masih menggebu-gebu seperti ketika kita ingin bisa bicara semana kita balita dulu?, ya saya ingin kembali mengingatkan bahwa motivasi terbesar seorang manusia itu terjadi   diluar batas keadarannya, contohnya anak kecil yang ingin belajar berjalan, walaupun ia sering jatuh ke tanah, tapi ia tidak pernah sakit hati dan putus asa, justru hal itu ia jadikan spirit untuk membakar terus semangatnya, begitupun ketika mereka ingin bisa berbicara seperti kita, walau dengan susah payah, ia akan terus berupaya bagaimanapun susahnya. Semoga semangat kita hari ini bisa lebih besar dari masa balita kita, tentu kita merasa malu jika sebesar sekarang ini, semangat kita kalah oleh anak-anak balita. Ehmmmm, malu banget kan? Pada tulisan