Langsung ke konten utama

Postingan

Merasa Tertinggal Atau Merasa Terdepan?

Oleh : Ence Surahman,S.Pd Tempo hari, tepatnya Ahad, 20 Oktober 2013 saya diberikan kesempatan untuk silaturahim dan sharing dengan teman-teman para peserta Bina Kader Program Tutorial PAI SPAI UPI Kampus Daerah Purwakarta dengan topik pembahasan tentang Manajemen Diri. Dalam salah satu literatur yang saya baca sebelum mengisi materi, saya  menemukan satu point penting sebagai tips agar diri kita senantiasa tekun dalam berusaha yakni “selalu merasa diritertinggal” oleh orang lain. Sebelum saya memasukan point tersebut kedalam bahan materi yang saya persiapkan, dalam hati kecil saya bertanya, apa memang harus demikian atau bahkan tidak sebaiknya kebalikan dari hal itu? Konsep sederhanya bagi mereka yang ingin punya mindset yang baik dalam hidup, maka seyogyanya dia harus selalu punya prinsip untuk jadi yang terdepan, dalam segala hal, mau dalam hal keilmuan, keprofesian, keterampilan, dan segala sesuatunya. Ya, prinsip untuk selalu menjadi yang terdepan memang tidak salah, ba

Edit Terus Diri Kita

Oleh : Ence Surahman, S.Pd Seri Inspirasi Ngedit Naskah Buku Ku Putuskan Untuk Bahagia Gambar :  http://www.gettyimages.com/editorial/frontdoor/edit Sahabat yang baik hati, beberapa hari yang lalu saya mencetak buku pertama saya yang berjudul Ku Putuskan Untuk Bahagia tapi belum dicetak untuk go public, hanya untuk kado hadiah semata. Ada hal menarik yang saya rasakan ketika berulang kali saya membaca naskah buku tersebut. Walau sudah berulang kali saya baca, namun ketika kembali saya baca tetap saya temukan kata-kata yang mesti saya edit. Hingga akhirnya untuk mendapatkan naskah tulisan yang layak baca saya kira tidak cukup hanya di edit satu kali saja melainkan harus berulang kali dan akan jauh lebih baik jika yang mengeditnya tidak hanya diri kita sendiri namun melibatkan orang lain agar bisa memberikan penilaian yang lebih objektif akan naskah buku kita. Dari pengalaman tersebut saya mendapatkan inspirasi bahwa ternyata untuk menjadi pribadi yang baik, pribadi yang

Semua Yang Berlebihan Itu Memang Tidak Nikmat Ya.

Oleh : Ence Surahman, S,Pd Gambar :  http://danikaizen.blogspot.com/2011/09/berlebihan-itu-tidak-baik.html Ahad, 1 September 2013 kemarin saya dan ke-9 teman saya baru turun dari Gunung Cikurai Garut dalam rangka menuntaskan program 5 gunung 5 tahun plus syukuran jadi sarjana. Perjalanan ke Gunung Cikurai ternyata memang luarbiasa, kalau orang bilang perjalanannya penuh dengan sensasi tanjakan berdarah-darah hehe terbilang lebay tapi memang tracknya mantap dan saya rasa lebih keren dari track ke Gunung Ceremai.  Selepas turun gunung karena kebetulan saya turun dan sampai di pos pemancar/pemberangkatan paling dulu dari teman-teman yang lain dan itu berarti waktu istirahat saya lebih lama dari teman-teman yang lain, akhirnya saya berinisiatif untuk memasak beberapa lauk untuk makan sore tim, alhasil saya masah mie dan sarden dimasak secara terpisah. Hehe ternyata semua masakan yang saya masak kebanyakan garam dan akhirnya membuat lidah semua teman-teman yang menikmati hi

Mari Belajar dari Genting dan Batu Lantai

Oleh : Ence Surahman, S.Pd Seri Inspirasi Spesial Lebaran Pertama-tama saya ingin mengucapkan taqoballahumina waminkum, siyamana wasiyamakum, taqobal ya karim, allahumaj’alna minal’aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah shaum kita sebulan penuh yang telah kita jalani bersama diberikan balasan yang berlipat ganda, aamiin ya rabbal’alamin. Sahabat, subhanallah ramadhan yang Allah berikan untuk kita ternyata begitu banyak hikmah yang bisa kita nikmati, salah satunya hikmah yang luar biasa dari proses ujian yang Allah berikan kepada mereka yang shaum. Mengapa saya katakan bahwa proses shaum adalah ujian? Bukti konkritnya jelas sekali, bahwa ternyata tidak sedikit orang yang tidak shaum. Lalu inspirasi apa yang bisa kita resapi dari proses shaum yang telah kita lakukan? Mari kita simak cerita yang dianalogikan dengan genting dan batu lantai. Pernah tahu proses pembuatan genting dan batu yang biasa digunakan untuk menjadi alas dilantai? Baik lantai in

Sendi-Sendi Silaturahim

Oleh : Ence Surahman, S.Pd Seri Inspirasi Spesial Lebaran Gambar :  http://okefariska.blogspot.com/2013/03/fariska-silaturahim-ke-rohis-jogsa.html Sahabat yang baik hati, beberpa hari yang lalu kita disibukan dengan agenda silaturahim yang dikemas dengan agenda halal bihalal keluarga besar, atau halal bihalal rekan kerja sekantor, bisa juga dalam bentuk agenda reuni alumni tempat belajar dan agenda sejenis lainnya. Bahkan untuk menghadiri agenda-agenda tersebut barangkali beberapa hari kita berlalu dengan padatnya agenda silaturahim. Silaturahim merupakan perbuatan yang amat dianjurkan oleh Baginda Rosulullah saw. Bahkan beliau mengabarkan bahwa bagi orang-orang yang senang dan rajin bersilaturahim maka ia akan mendapatkan keutamaan panjang umurnya dan mudah rizkinya. Ngomong-ngomong soal silaturahim saya sempat mendengar seorang Ust. Berkata bahwa sendi-sendinya termaktub dalam satu kata yakni kata “AKAL”. Mari kita bahas satu persatu. A = Allah. Hal itu berarti bah

Menakar Kepantasan Diri

Oleh : Ence Surahman, S.Pd Gambar :  http://langkahkakidika.blogspot.com/2013/05/sebuah-kepantasan.html Kurang lebih 3 bulan yang lalu saya ditawari oleh salah satu pathner baik saya yang juga atasan saya di sekolah untuk ta’aruf dengan seorang wanita yang berprofesi sebagai dokter kenalan dari istri atasan saya tadi. Katanya sang dokter muda ini sedang mencari pasangan hidup dalam waktu segera, selintas sempat berpikir dalam hati “apakah ini jawaban dari Allah atas mimpi saya tempo dulu?” sejujurnya saya sempat punya keinginan untuk menikah dengan seorang dokter, tapi ketika akhirnya ada kesempatan saya segera tersadar dan merefleksi diri bahwa ternyata untuk saat ini saya belum pantas bersanding dengan seorang dokter dilihat dari berbagai aspek yang saya pahami saat ini. Akhirnya saya katakan “terimakasih atas kebaikannya, namun mohon maaf karena berbagai pertimbangan untuk saat ini saya belum siap melangkah kesana, semoga beliau –dokter- segera mendapatkan pendamping hi

Tentang Rencana Kita

Oleh : Ence Surahman, S.Pd Gambar :  http://luthfyrizaldywahono.files.wordpress.com/2012/03/allah.jpg Sahabat yang baik hati, sudah lebih dari 3 minggu saya tidak menulis dan tidak mengupdate tulisan saya di blog tercinta http://encesurahman.blogspot.com dan rupanya keadaan beberapa hari terakhir menginspirasi saya untuk kembali bercerita semoga ada kebaikan yang bisa diambil. Kali ini saya akan curhat tentang #rencana, ceritanya begini, 2 minggu yang lalu saya dapat SMS dari panitia rekrutment pengurus baru MITI-KM pusat bahwa saya masuk sebagai pengurus baru dan akan ada pertemuan perdana pada hari Jum’at sampai Ahad, 20-22 September 2013 di Jakarta dan saya diminta konfirmasi kehadiran, sejak saat itu saya langsung memberikan balasan bahwa saya memutuskan untuk mengagendakan hadir dalam acara meeting perdana semua pengurus baru. Karena rencana yang sudah terjadwal tadi, bahkan saya sempat menolah 2 permintaan untuk menjadi pengisi acara di Bandung tepatnya di LDKS OSIS

Pernahkah Engkau Tahu Bagaimana Rasanya?

Oleh : Ence Surahman, S.Pd Sahabat yang baik hati, kali ini saya ingin bercerita tentang salah satu bentuk ketetapan Allah kepada hambaNya yang barangkali cukup langka dari benak kita karena memang kejadian ini jarang terjadi tapi memang ada dan saya adalah orang yang pernah tahu secara langsung kisah dari awal hingga ujugnya. Alkisah saya punya sanak keluarga, lebih tepatnya ada ikatan keluarga dari nenek, beliau punya adik yang paling bungsu yang setelah menikah mereka memutuskan untuk berangkat kerja menjadi seorang TKI ke sebuah negara di Timur Tengah. Singkat cerita Allah berikan berkah dari ikhtiar mencari rizkinya dengan hasil yang cukup terlihat, sampai akhirnya keluarga tersebut diberikan kekuatan untuk membeli beberapa tanah termasuk membuat rumah dan membuka toko cukup besar di depan rumahnya. Setelah pulang dan menetap cukup lama di kampungnya, rupanya suaminya memutuskan untuk berangkat lagi kerja di luar negeri dan hal itu terjadi kalau tidak salah pada tahu

Belajar Dari Sang Tawon

Oleh : Ence Surahman, S.Pd Seri Inspirasi Liburan Lebaran Ramadhan             Sahabat yang berbahagia, saya ingin cerita, dulu ketika masih usia belasan tahun saya punya teman yang kebetulan memiliki keahlian untuk mengambil telur tawon. Karena sering ikut mengambil telur tawon walaupun resikonya tinggi karena bisa kesengat namun tidak menyurutkan diri saya untuk bisa melakukannya sendiri. Sampai suatu hari saya pernah di sengat induk tawon dan baru sembuh beberapa hari setelah itu. Hal itulah yang mengingatkan saya untuk bercerita tentang bagaimana mental yang dicontohkan oleh seekor tawon dalam berjuang mempertahakan eksistensinya dan mencapai visi hidupnya.             Tahukah sahabat bahwa untuk membuat sarang tawon yang ukurannya besar pada mulanya hanya satu ekor tawon saja. Berbeda dengan lebah yang biasanya sudah memiliki koloni yang jumlahnya banyak. Seekor tawon memiliki jiwa yang lebih hebat dari lebah. Yang awalnya satu ekor kemudian ia berjuang dengan penuh ke

68 Karakter P5B (Pemuda Penerus Perjuangan Para Pahlawan Bangsa)

Oleh : Ence Surahman, S.Pd Seri Inspirasi Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesa Sahabat para penerus perjuangan bangsa. Hari ini saya sedang sedih, senang, bingung, bercampur haru. Karena bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesa yang ke 68 saya masih bingung mau melakukan apa, akhirnya saya menulis artikel ini saja semoga ada konstribusi positif  minimal untuk diri saya sendiri umumnya untuk para pembaca semua. Sebelum mulai menulis saya ingin bernostalgia dulu dengan masa kecil saya dulu ketika masih sekolah SD, menginjak masa remaja ketika di SMP atau menginjak dewasa ketika masuk SMA dan perguruan tinggi. sewaktuSD momentum 17 Agustusan adalah momentum yang amat dinanti-nantikan setiap tahunnya karena pada tanggal ini saya pasti diberi uang jajan sama orang tua dalam jumlah yang lumayan dan yang lebih rame lagi bisa jalan-jalan ketempat upacara di desa masing-masing. Ketika masuk SMP juga masih dengan konsep yang sama, namun wa

Di Balik Kisah Tangan dan Telinga

Oleh : Ence Surahman, S.Pd Seri Inspirasi Spesial Lebaran Sahabat yang baik hati, penyabar dan pantang mengeluh. Kali ini mari kita belajar dari kisah tangan dan telinga yang kita punya masing-masing. Insya Allah semua manusia yang terlahir dengan normal pasti memiliki kedua alat indra tersebut. Bahkan bukan hanya manusia, binatang juga memilikinya. Rupanya Allah yang maha kuasa sengaja menciptakan kedua alat tersebut dengan maksud yang amat luarbiasa mulia. Bayangkan saja kalau salah satu dari keduanya tidak ada, maka tentu akan sangat  memberatkan makhlukNya. Dan ternyata kedua alat indra tersebut memiliki kegunaan tersendiri yang tidak saling tumpang tindih semuanya ada pada tugasnya masing-masing. Insya Allah belum ada telinga yang bisa menyetir kendaraan atau tangan yang bisa mendengar bukan? Itulah kuasa Allah untuk kita syukuri. Pada artikel ini kita akan belajar dari kedua alat tersebut yakni tangan dan telinga. Mari kita belajar bersama-sama. Tangan Allah ciptakan

5 Hal Penghancur Amalan Puasa Kita

Oleh : Ence Surahman, S.Pd (Inspirasi Lebaran) Sahabat yang baik hati, tentu bahagia bukan? Ramadhan telah kita lewati dan insya Allah amalan-amalannya diterima oleh Allah dan dosa-dosa kita telah diampuniNya. Namun ketahuilah bahwa ternyata ada 5 perkara yang akan menghilangkan amalan ibadah puasa yang telah kita lakukan. Apakah kelima hal tersebut? Pertama, gemar mencari-cari aib/keburukan orang lain. Ini adalah sifat buruk yang tidak semestinya kita lakukan. Tapi memang itulah manusia yang tidak tahu ilmunya, sebagaiamana pepatah orang bijak “ semut diujung samudra terlihat jelas namun gajah dipelupuk mata tidak terlihat” artinya  keburukan orang lain yang jauh padahal kecil ia ketahui namun kesalahan dirinya yang besar tidak ia sadari. Hati-hatilah dengan sifat diatas. Kedua, sifat keras hati, sifat ini berkaitan dengan banyaknya penyakit hati dalam diri kita yang tidak bisa dihilangkannya. Orang yang keras hatinya cenderung gemar berburuk sangka, gemar hasad, iri, dengk

4 Kesan Setelah Ramadhan

Oleh : Ence Surahman, S.Pd (Inspirasi Lebaran) Ramadhan telah kita lalui, dan insya Allah kewajiban ramadhan telah kita penuhi, kita serahkan sepenuhnya kepada Allah untuk hasil yang akan kita dapatkan dari ramadhan, namun kita tetap berdo’a semoga kita sampai pada tujuan utama ramadhan yakni pribadi mutaaqin dan dihapuskannya dosa dan kesalahan yang telah lalu. Aamiin. Setelah kita melakukan minimal 5 pembersihan diri meliputi tazkiyatul akal, tazkiyatul amal, tazkiyatul maal, tazkiyatul qolbi dan tazkiyatul nafsi, maka dengan begitu insya Allah setidaknya ada 4 kesan yang akan kita dapatkan setelahnya, yakni; Pertama kesan fisiolgi yakni kesan yang berkaitan dengan pisik kita, insya Allah pisik kita akan sehat karena shaum akan membuatnya demikian, hal itu disebabkan teraturnya pola makan dan istirahat yang dilakukan selama ramadhan maka insya Allah pisik kita akan sehat dan bugar. Kedua kesan psikologi, yakni berkaitan dengan kesan kejiwaan diri kita, insya Allah pros