Langsung ke konten utama

Andai Cinta Itu Tiada ^_^


Oleh : Jaisyurrahman

Sumber Gambar : http://cae-moe.blogspot.com 

Semua orang sudah memahami tentang arti kekuatan dan dahsyatnya cinta (the power of love) termasuk Anda. Cinta yang merupakan anugrah terindah yang Allah berikan untuk makhluk-Nya. Cinta yang telah mempertemukan Adam dan Hawa setelah terpisah ratusan tahun dari belahan bumi yang berbeda, cinta yang telah menghadirkan bahagia yang tiada terkira dalam setiap jiwa-jiwa perasanya. Cinta yang telah menghabiskan seluruh usia Muhammad untuk berdakwah, cinta yang telah merelakan sang Bunda menahan diri dalam kesusahan untuk memastikan bayi diperutnya aman dan terlahir selamat, bahkan ketika masa kelahirannya ia berserah diri kepada Tuhan dengan segala kemungkinan yang akan terjadi keselamatan anaknya. Cinta yang telah membuat sang suami berusaha keras untuk bisa memberikan yang terbaik untuk istri dan anak-anaknya, hingga ia rela pergi pagi pulang malam, walau lelah letih tak ia pedulikan, cinta yang mendorong para penjuang rela berkorban dengan jiwa dan raga mereka, cinta yang membuat para mujahid fii sabilillah berjuang hingga syahid. Bahkan cinta yang telah mengajarkan hewan berani memperuhkan nyawanya demi keselamatan anak-anaknya.
                 Lalu, bagaimana jadinya jika cinta itu tiada? Lalu mengapa cinta itu ada? Dan siapakah yang telah menurunkan cinta itu? Pertanyaan itu wajib kita jawab dan wajib kita pahami jawabannya.
Seandainya cinta tiada, tentu tak akan ada kehidupan ini, dan kalau tidak ada kehidupan, maka tak ada kasih dan sayang, tak akan ada anak dan ibu, tak akan ada suami dan istri, tak anak ada harmonis, tak akan ada saling menghargai, tak akan ada saling berbagi, tak akan ada kerja sama, tak akan ada saling tolong menolong, tak akan keindahan-keindahan itu.
                Demikian besar nian kekuatan cinta, cinta menjadi faktor utama tonggak kehidupan, bahkan peradaban, maka sepantasnya kita bertanya siapakah sang Maha Pemberi cinta itu? Siapakah yang telah menghadirkan kebahagiaan itu? Siapakah yang menjadikan dunia itu terasa indah? Tahukan Anda, Dialah Allahhurahim. Allah yang maha cinta, yang maha kasih, yang maha sayang kepada makhlukNya. Maka bodoh sekali jika kita melupakan-Nya, busuk sekali diri kita jika tidak mengimani-Nya. Marilah kita jadilah makna cinta untuk semakin mencintaiNya melebihi cinta kita kepada yang lainnya.
                Ingatlah, salah satu ciri orang yang akan merasakan lezatnya iman adalah yang mencintai Allah dan Rosulnya melebihi cinta kepada yang lainnya.
Lalu bagaimana dengan diri Anda?


Komentar