Maafkanlah Semoga Kita Pun Dimaafkannya

06.09.00


Oleh : Ence Surahman, S.Pd
(artikel ke-11 dari program ramadhan one day one article)


Alhamdulillah malam ini, penceramah kultum tarawih membahas tentang tobat dan luasnya ampunan Allah swt. Beberapa hal tentang tobat yang berhasil saya save dibenak saya, yang juga sempat saya tuliskan dalam #twitkultum di akun twitter saya, diantaranya bahwa yang namanya tobat atau penyesalan dan permohonan ampunan kepada Allah merupakan sebuah keniscayaan dari seorang makhluk yang memang tidak akan pernah luput dari salah dan lupa.
Yang kedua manusia pertama melakukan tobat adalah sekaligus manusia pertama yang diciptakan, yakni Nabi Adam as sampai-sampai doa permohonan ampunnya dituliskan dalam al-qur’an “robbana dholamna anfusana wailantaghfirlana latarhamna lanakunana minal khosirin” hal ini menguatkan pernyataan diatas bahwa setiap manusia memang akan bertemu dengan kesempatan tobat dikarenakan kesalahan yang diperbuatnya.
Ketiga tobat dilaksanakan oleh mereka yang sadar akan kesalahannya. Artinya bagi yang sedang tidak sadar maka tidak ada tobat bagi dirinya, yang ada khilaf berkepanjangan, dan ini menegaskan apabila seseorang berbuat salah dan tidak bertobat, berarti orang tersebut dalam keadaan tidak sadar.
Keempat tobat yang paling sederhana adalah dengan cara menyesali perbuatan salah yang sudah dilakukannya dan ia segera meminta ampun agar dosanya segera diampuni dan adzab yang disediakannya tidak menimpa dirinya.
Kelima beberapa hal yang bisa kita lakukan dalam rangka memohon ampun kepada Allah, yakni yang paling sederhana adalah dengan cara beristighfar, dan lebih baik jika ia melakukannya sesegera mungkin setelah melakukan perkara yang salah. Yang kedua adalah dengan cara mengiri perbuatan yang salah dengan perbuatan yang baik, dengan harapan semoga amal baik yang dilakukannya menjadi penggugur dosa yang baru saja dilakukannya, yang ketiga adalah dengan berdo’a dan berdzikir kepada Allah, banyak doa yang dicontohkan oleh rosulullah saw dalam rangka memohon ampunan Allah swt.
Dan yang paling penting harus kita ingat adalah apabila kita berbuat salah kepada Allah dalam arti melanggar perintahnya yang secara langsung berhubungan denganNya, maka janji Allah adalah ampunan yang luasnya tiada terhingga bahkan kesalahan yang banyak seperti budah dilautanpun bukan masalah untuk dapat pengampunan Allah, kecuali kalau sudah masuk pada dosa-dosa besar seperti menyekutukan Allah, tentu tidak semudah itu.
Tapi yang berikutnya yang harus menjadi perhatian kita adalah apabila kita berbuat salah kepada sesama manusia, maka sebelum kita meminta ampunan dari Allah wajib hukumnya bagi kita meminta maaf dari orang tersebut, dan apabila tidak maka itu berarti kita dengan menahan diri dari mudahnya masuk surga, karena dosa kepada sesama harus diselesaikan dulu dengan sesema, maka dari itu apabila kita pernah berbuat salah kepada orang  lain, baik yang disengaja ataupun tidak, bersegeralah untuk meminta maaf, dan apabila ia tidak memberikan maaf maka urusannya kembali kepada Allah swt.
Nah agar supaya kita dimudahkan maafnya oleh orang lain, jadilah pribadi yang memulai memberikan maaf, artinya kalau ada orang lain yang berbuat salah, maka janganlah kita mengingat-ingat kesalahnnya namun bersegeralah untuk memaafkannya walaupun tidak langsung dihadapan orang tersebut, cukup sampaikan ke Allah “Ya Allah, saya telah dengan ikhlas hati memaafkan kesalahan sipulan, maka janganlah kesalannya menjadikan penghalang masuk ia kedalam surgaMu” dengan hal tersebut semoga kita pun diperlakukan demikian oleh orang yang telah kita perbuat dosa padanya.
Berbiacara mengenai kebiasaan memaafkan kesalahan orang lain, cukuplah kiranya kisah seorang sahabat yang dikabarkan oleh Rosulullah sebagai ahli sorga, padahal amal ibadahnya tidak lebih hebat dari ibadah sahabat lainnya, ternyata rahasianya adalah ia selalu membebaskan hati dan memaafkan kesalahan orang yang telah berbuat salah padanya walaupun orang itu belum meminta maaf darinya, subhanallah.



You Might Also Like

0 komentar

You can give whatever messages for me,,

Total Pengunjung

Profil

Ence Surahman, Pecinta kesederhanaan, penikmat ketenangan dan pejuang kebahagiaan asal Cikaramat Ds. Mekarmulya Kec. Talegong Kab. Garut Prov. Jawa Barat dapat dihubungi via ence@miti.or.id | @encesurahman89@gmail.com | Fb: Ence Surahman Kesatu dan Ence Surahman Kedua | @encesurahman | IG: Ence Surahman | | encesurahman.blogspot.co.id

Template by Blogger, Content of Author. Diberdayakan oleh Blogger.