Bagaimana Raport Ramadhan Anda?

21.05.00


Oleh : Ence Surahman, S.Pd
(Artikel ke-29 dari program one day one article selama Bulan Ramadhan)


Alhamdulillah satu bulan penuh kita berpuasa, walaupun kita tidak tahu pasti bagaimana hasil penilaian Alla untuk setiap amal ibadah yang kita laksanakan selama bulan Ramadhan, namun tentu kita harus senantiasa memenuhi hati kita dengan dua hal sebagai penanda taqwa, yakni rasa penuh harap akan balasan kebaikan, pahala dan pengampunan Allah dari dosa perdosa, juga rasa takut ketika amal ibadah kita tidak bernilai pahala dalam pandangan Allah dan kita sangat takut apabila dosa-dosa kita tidak kunjung Allah hapuskan.
Namun walau demikian, kita tetap harus bersukur atas semua kebaikan Allah yang telah kita rasakan, kita juga bersyukur atas hidayah dan taufik dari Allah sehingga kita bisa melaksanakan ibadah shaum, kita bisa melaksanakan ibadah sunah yang lainnya seperti shalat tarawih, shala sunat dhuha, memperbanyak sedekah, zakat, memperbanyak dzikir, tilawah, silaturahim, menghabiskan waktu dengan ‘itikaf dimesjid, memperbanyak tolabul ‘ilmi, dan kebaikan lain yang telah kita lakukan yang pada hakikatnya adalah bentuk karunia, nikmah, taufik dan hidayah dari Allah swt untuk kita. Karena ternyata ketika tiada rahmat dan kasing sayang Allah maka tentu kita akan menjadi pengikutnya syetan, tidak mau shaum, engan shalat wajib, tidak mau mengeluarkan zakat dan kewajiban-kewajiban yang lainnya.
Hari ini, mari kita lihat hasil raport kita selama satu bulan penuh dibulan Ramadhan yang telah dilalui. Dari mana kita bisa mengetahui kualitas ibadah kita? Tentu jawabannya Allah yang lebih tahu, boleh jadi kita merasa ikhlas tapi ternyata kita sedang berbuat riya, boleh jadi kita semangat bersedekah tapi ternyata bukan karena Allah, maka yang paling tahu kualitas ibadah kita hanya Allah semata. Namun ada beberapa indikator yang bisa kita jadikan ukuran, tentang peningkatan amal ibadah kita, termasuk keberhasilan kita menempuh ujian dibulan Ramadhan.
Patokannya diantaranya sejauh mana peningkatan amal ibadah kita, antara sebelum, selama dan setelah ramadhan? kemudian sejauh mana komitmen kita untuk meninggalkan perkara yang dilarang oleh Allah antara sebelum, selama dan setelah ramadhan? kunci jawabannya adalah apabila ada peningkatan dan terus meningkat secara konstant itu berarti insya Allah shaum kita berjalan dengan baik dan semestinya, namun apabila hati kita malah semakin malas beribadah, malas berbuat baik, malas beramal sholeh, boleh jadi hal itu pertanda belum berhasilnya kita mencapai tujuan diturunkannya bulan shaum.
Sekarang kita lihat indikator amal ibadah harian kita, antara sebelum, selama dan setelah ramadhan, mari kita evaluasi bersama.
1.      Bagaimana kualitas shalat fardlu lima waktu kita?
2.      Bagaimana kualitas ibadah shaum ramadhan kita?
3.      Bagaimana intensitas interaksi kita dengan Allah melalui sarana berdzikir dan membaca alqur’an?
4.      Bagaimana komitmen kita untuk melaksanakan shalat malam baik taraweh, tahajud, witir dan yang lainnya?
5.      Bagaimana komitmen kita untuk rutin melaksanankan shalat sunah dhuha?
6.      Bagaimana komitmen kita untuk melaksanakan shalat sunat rawatib?
7.      Bagaimana komitmen sedekah harian kita?
8.      Bagaimana komitmen semangat berbagi, baik ilmu, harta dan nasehat kita kepada orang lain?
9.       Bagaimana komitmen kita untuk menjaga diri dalam keadaan suci dengan cara berwudlu?
10. Bagaimana komitmen kita untuk senantiasa berbuat dan berakhlak terpuji kepada semua orang terlebih tetangga dan sanak sodara kita?
11. Dan amal-amal sholeh yang lainnya.
Apabila ada peningkatan yang  terjadi secara kontinyu walaupun hanya sedikit-sedikit, maka insya Allah kita telah mampu kembali lahir dengan lahir/pisik yang sama, namun insya Allah bathin/hati yang baru, yang insya Allah hati yang bersih, hati yang suci hati yang lebih takut kepada Allah dan lebih penuh harap akan ampunan dan kasih sayangNya, aamiin yaa robbal’alamin.



You Might Also Like

0 komentar

You can give whatever messages for me,,

Total Pengunjung

Profil

Ence Surahman, Pecinta kesederhanaan, penikmat ketenangan dan pejuang kebahagiaan asal Cikaramat Ds. Mekarmulya Kec. Talegong Kab. Garut Prov. Jawa Barat dapat dihubungi via ence@miti.or.id | @encesurahman89@gmail.com | Fb: Ence Surahman Kesatu dan Ence Surahman Kedua | @encesurahman | IG: Ence Surahman | | encesurahman.blogspot.co.id

Template by Blogger, Content of Author. Diberdayakan oleh Blogger.